Kamis, 10 Desember 2015

PASURUAN JAWA TIMUR



Budaya Kota Pasuruan
Sebagai sebuah kota yang dikenal dengan sebutan Kota Santri, seni budaya di Kota Pasuruan banyak diwanai oleh cirri khas budaya Islami. Daerah yang terbentang di hamparan pesisir ini memiliki keanekaragaman kesenian daerah yang atraktif dan komunikatif dengan tata cara kehidupan masyarakat, terutama masyarakat pedesaan dan nelayan. Selain kegiatan seni modern, beberapa seni tradisional tetap dipertahankan hingga saat ini.


Kupang Keraton Pasuruan 



Sebagai wujud eksistensi para seniman di Kota Pasuruan membentuk Dewan Kesenian Pasuruan ( DKP ) yang merupakan wadah pemersatu sekaligus pembinaan dan pengembangan kreatifitas seni dan budaya. Berdirinya DKP diharapkan dapat lebih meningkatkan apresiasi seni dan budaya di Kota Pasuruan.

Kali ini saya ingin mencoba kuliner referensi dari kakak saya. Kupang Keraton Pasuruan namanya. Tempatnya ada di jl. dr. Cipto kios no 12. Atau ancer-ancer lebih mudahnya cari saja kedai di depan Hollanda Bakery.

Sebelumnya mungkin beberapa dari anda belum tahu apa itu Kupang Lontong. Kupang adalah hewan yang hidup hanya dilaut, warna tubuhnya coklat agak pucat. Kalau dalam kondisi sudah dimasak maka pada bagian kepalanya berwarna hitam.

Di Jawa Timur penangkapan kupang ini bisa ditemui di daerah pesisir utara antara lain di pantai Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan. Kupang yang diolah menjadi sebuah makanan yang khas yang hanya bisa ditemui di sekitar daerah penangkapannya.

3. Tari Merak Abyor

Tari Merak Abyor ini merupakan tari-tarian khas Pasuruan dan pernah ditampilkan pada acara PON tahun 2000 di Sidoarjo, juga pernah meraih sepuluh penyaji terbaik Festival Karya tari Merak pada Gelar Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur tahun 1998/1999

Tari merak abyor ini merupakan kreasi Sanggar Tari Dharma Budaya Pasuruan yang diilhami oleh tari merak yang ada.
 





YANG DI DAPAT DARI PATI



Cara Membuat Daftar isi dengan Cepat dan Otomatis


Pengolah kata Microsoft Word, mungkin 80% pengguna komputer menggunakan aplikasi ini untuk mendukung pekerjaan mereka. Ms. Word memang mudah digunakan dan sudah digunakan dari jaman ke jaman. Meski saat ini banyak aplikasi pengolah kata serupa, Ms. Word tetap menjadi idola banyak orang. Untuk artikel kali ini saya akan membahas khusus tentang tutorial cara membuat daftar isi secara otomatis di Ms. Word.
Dalam setiap penyusunan laporan baik untuk kegiatan pendidikan seperti kuliah maupun laporan untuk perusahaan, seringkali bagian daftar isi selalu diikutsertakan. Jika laporan yang dibuat tidak terlalu banyak tentu kita tidak akan repot membuat daftar isi secara manual, namun jika laporan lebih diatas 100 halaman, tentu akan kesusahan jika membuat daftar isi secara manual. Dibawah ini saya mencoba memberikan sedikit trik bagaimana caranya agar kita dapat membuat daftar isi secara otomatis di Ms. Word.



Langkah pertama
Silahkan kamu menyelesaikan terlebih dahulu ‘batang tubuh’ konsep laporan, proposal, atau dokumen apapun itu.
Langkah kedua
Blok kata atau frasa judul yang akan kamu tampilkan di Daftar Isi, lalu klik pada toolbar atas ‘Heading 1’. Perhatikan gambar berikut:

Membuat Daftar Isi Otomatis (Langkah 2)
  
Langkah ketiga
blok kata atau frasa sub judul yang akan kamu tampilkan di Daftar Isi, lalu klik pada toolbar atas ‘Heading 2’.

Membuat Daftar Isi Otomatis (Langkah 3)
Langkah keempat
Silahkan lakukan hal yang sama pada judul dan sub judul, bab, sub bab, atau apa pun itu istilahnya, yang mau ditampilkan di Daftar Isi, sampai akhir dokumen kamu. Jika ada sub-sub judul gunakan ‘Heading 3", Jika masih ada sub-sub-sub judul lainnya, silahkan gunakan ‘Heading 4’, dst.
Langkah kelima
Silahkan sediakan 'lahan kosong' di dokumen yang ingin dibuat daftar isi tersebut, kemudian buka tab Reference di toolbar atas, klik Table of Contents,  pilih Automatic Table of Contents. Dan lihatlah dalam sekejap daftar isi kamu akan selesai!

Membuat Daftar Isi Otomatis (Langkah 5)
Langkan selanjutnya adalah merapikan daftar isi yang telah dibuat secara otomatis tadi.




Membuat Daftar Isi Otomatis (Rapikan)