Budaya Kota Pasuruan
Sebagai sebuah kota yang dikenal dengan sebutan Kota
Santri, seni budaya di Kota Pasuruan banyak diwanai oleh cirri khas budaya
Islami. Daerah yang terbentang di hamparan pesisir ini memiliki keanekaragaman
kesenian daerah yang atraktif dan komunikatif dengan tata cara kehidupan
masyarakat, terutama masyarakat pedesaan dan nelayan. Selain kegiatan seni
modern, beberapa seni tradisional tetap dipertahankan hingga saat ini.
Kupang Keraton Pasuruan
Sebagai wujud eksistensi para seniman di Kota Pasuruan
membentuk Dewan Kesenian Pasuruan ( DKP ) yang merupakan wadah pemersatu
sekaligus pembinaan dan pengembangan kreatifitas seni dan budaya. Berdirinya
DKP diharapkan dapat lebih meningkatkan apresiasi seni dan budaya di Kota
Pasuruan.
Kali ini saya ingin mencoba kuliner referensi dari
kakak saya. Kupang Keraton Pasuruan namanya. Tempatnya ada di jl. dr. Cipto
kios no 12. Atau ancer-ancer lebih mudahnya cari saja kedai di depan Hollanda
Bakery.
Sebelumnya mungkin beberapa dari anda belum tahu apa
itu Kupang Lontong. Kupang adalah hewan yang hidup hanya dilaut, warna tubuhnya
coklat agak pucat. Kalau dalam kondisi sudah dimasak maka pada bagian kepalanya
berwarna hitam.
Di Jawa Timur penangkapan kupang ini bisa ditemui di
daerah pesisir utara antara lain di pantai Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan.
Kupang yang diolah menjadi sebuah makanan yang khas yang hanya bisa ditemui di
sekitar daerah penangkapannya.
3. Tari Merak Abyor
Tari Merak Abyor ini merupakan tari-tarian khas
Pasuruan dan pernah ditampilkan pada acara PON tahun 2000 di Sidoarjo, juga
pernah meraih sepuluh penyaji terbaik Festival Karya tari Merak pada Gelar Seni
Budaya dan Pariwisata Jawa Timur tahun 1998/1999
Tari merak abyor ini merupakan kreasi Sanggar Tari
Dharma Budaya Pasuruan yang diilhami oleh tari merak yang ada.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar